24 April 2017

KEPEMIMPINAN DALAM PERUSAHAAN


Image result for pemimpin perusahaan
image source

Stogdill (1974) menyimpulkan bahwa banyak sekali definisi mengenai kepemimpinan. Hal ini dikarenakan banyak sekali orang yang telah mencoba mendefinisikan konsep kepemimpinan tersebut. Namun demikian, semua definisi kepemimpinan yang ada mempunyai beberapa unsur yang sama. Menurut Sarros dan Butchatsky (1996), "leadership is defined as the purposeful behaviour of influencing others to contribute to a commonly agreed goal for the benefit of individual as well as the organization or common good"
Menurut definisi tersebut, kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai suatu perilaku dengan tujuan tertentu untuk mempengaruhi aktivitas para anggota kelompok untuk mencapai tujuan bersama yang dirancang untuk memberikan manfaat individu dan organisasi. Sedangkan menurut Anderson (1988), "leadership means using power to influence the thoughts and actions of others in such a way that achieve high performance"

  • DEFINISI KEPEMIMPINAN SECARA UMUM
  1. Wahjosumidjo (1987:11): Pengertian kepemimpinan menurut Wahjosumidjo adalah suatu yang melekat pada diri seorang pemimpin yang berupa sifat-sifat tertentu seperti: kepribadian (personality), kemampuan (ability), dan kesanggupan (capability), kepemimpinan sebagai rangkaian kegiatan (activity) pemimpin yang tidak dapat dipisahkan dengan kedudukan (posisi) serta gaya atau perilaku pemimpin itu sendiri. Kepemimpinan adalah proses antarhubungan atau interaksi antara pemimpin, pengikut dan situasi.
  2. Kepemimpinan itu merupakan suatu proses dimana pimpinan digambarkan akan memberi perintah atau pengarahan, bimbingan atau mempengaruhi pekerjaan orang lain dalam memilih dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. (Soewarno Handoyo Ningrat, 1980)
  3. Menurut Young (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.
  4. Wexley dan Yuki (1977): Pengertian kepemimpinan menurut Wexley dan Yuki adalah mempengaruhi orang lain untuk lebih berusaha mengarahkan tenaga, dalam tugasnya atau merubah tingkah laku mereka.  
  5. George R. Terry (1972:458): Pengertian Kepemimpinan menurut George R. Terry adalah aktivitas mempengaruhi orang-orang supaya diarahkan mencapai tujuan organisasi. 

  • PENTINGNYA KEPEMIMPINAN DALAM PERUSAHAAN

     Dalam sejarah kita sudah mempelajari apa itu kepemimpinan dan apa yang bukan kepemimpinan. Meskipun ribuan penelitian telah dilakukan,masih banyak hal yang belum kita ketahui. Dalam bab ini kita akan melihat apa yang kita ketahui tentang kepemimpinan. Kita akan melihat bagaimana kepemimpinandalam sejarah dan kepemimpinan dalam sudut pandang kontemporer. Dalam prosesnya, kita berfokus pada konsep kepemimpinan yang baru tumbuh dan penerapannya.

     Meskipun kepemimpinan memiliki banyak aspek dalam bidang organisasi dan perilaku (behavioris) berfokus pada dua isu kepemimpinan yang paling penting: (1) mengapa sebagian anggota organisasi menjadi pemimpin sedangkan yang lainya tidak, dan (2) mengapa sebagian pemimpin berhasil, sedangkan sebagian lainnya gagal. Kedua hal ini dianggap penting karena kepemimpinan merupakan suatu yang vital, yang menghidupkan organisasi.B eberapa ahli menyatakan pendapat bahwa ketika kelompok, tim, atau organisasi mencapai kesuksesan, para pemipinnya cenderung mendapat pujian yang berlebihan, dan sebaliknya, ketika organisasi gagal, para pemimpin mendapatkan kecaman terlalu besar. Meskipun, pemimpin memang membuat perbedaan, dan kepemimpinan adalah variabel penting dalam membentuk keefektifan organisasi.  
 
    Untuk menunjukkan betapa pentingnya kepemimpinan dan betapa manusia membutuhkannya, sampai ada pendapat yang keras (ekstrim) mengatakan bahwa dunia atau umat manusia pada hakekatnya hanya ditentukan oleh beberapa orang saja, yakni yang berstatus sebagai pemimpin. Demikian juga dalam sebuah organisasi atau perusahaan, pengarahan terhadap usaha-usaha semua pekerja dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi. Tanpa kepemimpinan atau bimbingan, hubungan antara tujuan perseorangan atau tujuan organisasi mungkin menjadi renggang.

      Oleh karena itu, kepemimpian sangat diperlukan bila suatu organisasi ingin sukses. Terlebih lagi pekerja-pekerja yang baik selalu ingin tahu bagaimana mereka dapat menyumbang dalam pencapaian tujuan organisasi, dan paling tidak, gairah pekerja memerlukan kepemimpinan sebagai dasar motivasi eksternal untuk menjaga tujuan-tujuan mereka tetap harmonis dengan tujuan organisasi, maka dari itu suatu organisasi akan berhasil atau bahkan gagal sebagian besar ditentukan oleh kepemimpinan ini. Disinilah diperlukan figur kepemiminan yang mampu berkomunikasi yang baik dan benar pada bawahannya, agar tujuan organisasi tetap terarah sesuai dengan perencanaan.

  • FUNGSI KEPEMIMPINAN DALAM PERUSAHAAN
Menurut Hadari Nawawi, secara operasional dapat dibedakan lima fungsi pokok pemimpin, yaitu:
  • Fungsi Instruktif
Pemimpin berfungsi sebagai komunikator yang menentukan apa (isi perintah), bagaimana (cara mengerjakan perintah), bilamana (waktu memulai, melaksanakan, dan melaporkan hasilnua), dan dimana (tempat mengerjakan perintah) agar keputusan dapat diwujudkan secara efektif. Sehingga fungsi orang yang dipimpin hanyalah melaksanakan perintah.
  • Fungsi Konsultatif
Pemimpin dapat menggunakan fungsi konsultatif sebagai komunikasi dua arah. Hal tersebut digunakan manakala pemimpin dalam usaha menetapkan keputusan yang memerlukan bahan pertimbangan dan berkonsultasi dengan orang-orang yang dipimpinnya.
  • Fungsi Partisipasi
 Dalam menjalankan fungsi partisipasi pemimpin berusaha mengaktifkan orang-orang yang dipimpinnya, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam melaksanakannya. Setiap anggota kelompok memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan yang dijabarkan dari tugas-tugas pokok, sesuai dengan posisi masing-masing.
  • Fungsi Delegasi
Dalam menjalakan fungsi delegasi, pemimpin memberikan pelimpahan wewenang membuat atau menetapkan keputusan. Fungsi delegasi sebenernya adalah kepercayaan seseoarang pemimpin kepada oarang yang diberi kepercayaan untuk pelimpahan wewenang dengan melaksanakannya secara bertanggungjawab. Fungsi pendelegasian ini, harus diwujudkan karena kemajuan dan perkembangan kelompok tidak mungkin diwujudkan oleh seorang pimpinan seorang diri.
  • Fungsi Pengendalian
Fungsi pengendalian berasumsi bahwa kepemimpinan yang efektif harus mampu mengatur aktifitas anggotanya secara terarah dan dalam koordinasi yang efektif, sehingga memungkinkan tercapainya tujuan bersama secara maksimal. Dalam melaksanakan fungsi pengendalian, pemimpin dapat mewujudkan melalui kegiatan bimbingan, pengarahan, koordinasi, dan pengawasan. 

Kemudian menurut Yuki (1998) fungsi pemimpin adalah usaha mempengaruhi dan mengarahkan karyawan untuk bekerja keras, memiliki semangat tinggi, dan memotivasi tinggi guna mencapai tujuan organisasi. Hal ini terutama terikat dengan fungsi mengatur hubungan antara individu atau kelompok dalam organisasi. Selain itu, fungsi pemimpin dalam mempengaruhi dan mengarahkan individu atau kelompok bertujuan untuk membantu organisasi bergerak kearah pencapaian sasaran. Dengan demikian, inti kepemimpinan bukan pertama-tama terletak pada kedudukannya dalam organisasi, melainkan bagaimana pemimpin melaksanakan fungsinya sebagai pemimpin.


  • GAYA KEPEMIMPINAN DAN IMPLIKASINYA BAGI PERUSAHAAN
  • Gaya Kepemimpinan Diktator
Pada kepemimpinan diktator atau otokratis, pemimpin membuat keputusan sendiri karena kekuasaan terpusatkan dalam diri satu orang. Pemimpin tersebut memikul tanggung jawab dan wewenang penuh. Pengawasan bersifat ketat, langsung dan tepat. Keputusan dipaksakan dengan menggunakan imbalan dan kekhawatiran akan dihukum. Jika ada, maka komunikasi bersifat turun kebawah. Bila wewenang dari pemimpin diktator bisa menjadi otokrat kebapak-bapakan.

  • Gaya Kepemimpinan Partisipasi
Pola kepemimpinan partisipasi adalah pola kepemimpinan dimana atasan memotivasi bawahan untuk berperan serta dalam organisasi terutama dalam pengambilan keputusan sehingga akan mendatangkan gairah bagi para bawahan. Pada kepemimpinan ini pendelegasian wewenang sangat diutamakan, sedangkan komunikiasi berjalan baik untuk mencari solusi dalam setiap permaslahan yang ada. Pada kepemimpinan partisipasi, pemimpin cenderung memberikan perhatian kepada bawahan dan pekerjaan sehingga komunikasi berjalan berbagai arah (situasional dan diagonal). Kepemimpinan partisipasi ini tidak efektif bila bawahan tidak menunjang keberhasilan perusahaan karena bawahan tidak matang. Davis (1997) dalam Dalimunthe (2002: 80) menyatakan partisipasi adalah keterlibatan dan emosional dari orang-orang dalam situasi kelompok yang mendorong mereka untuk memberikan sumbangan pada tujuan kelompok dan ikut serta bertanggungjawab.

  • Gaya Kepemimpinan Delegasi
Mendelegsaikan adalah memberi tanggung jawab sepenuhnya kepada bawahan untuk mengerjakan suatu pekerjaan dan meminta pertanggungan jawab dari pelaksanaan pekerjaan. Seorang pemimpin berhak mendelegasikan wewenang kepada bawahannya untuk mengambil keputusan, pemimpin menyerahkan tanggung jawab atas pelaksanaan tugas dan penyelesaian pekerjaan. Pimpinan tidak akan membuat peraturan-peraturan tentang pelaksanaan pekerjaan tersebut, dan hanya melakukan sedikit kontak dengan bawahan.

  • Gaya Kepemimpinan Konsiderasi
Konsiderasi yang diberikan oleh pimpinan merupakan faktor yang penting dalam mencapai tujuan organisasi. Sangat penting dimiliki oleh seorang pemimpin adalah kemampuan memberikan perhatian pada bawahan, agar menghasilkan kerja yang optimal. Konsiderasi yang diberikan merupakan motivasi kepada para bawahan untuk lebih giat bekerja sehingga prestasi kerjanya akan lebih baik. Para bawahan yang satu dengan yang lainnya memiliki perbedaan, perbedaan ini seringkali didasarkan oleh tujuan dan kebutuhan masing-masing yang berbeda dari bawahan.








DAFTAR PUSTAKA

  • http://mosokita.blogspot.co.id/2014/12/pentingnya-aspek-kepemimpinan-dalam.html diakses pada tgl. 24/4/2017 jam 14:22 WIB
  • http://ichabaiq.blogspot.co.id/2017/04/kepemimpinan-dalam-perusahaan.html diakses pada tgl. 24/4/2017 jam 14:37 WIB
  • https://datakata.wordpress.com/2014/04/01/pentingnya-kepemimpinan-dalam-nilai-bisnis/ diakses pada tgl. 24/4/2017 jam 14:26 WIB
  • Soewarno Handoyo Ningrat, Pengantar Ilmu Studi Administrasi dan Manajemen, CV. Haji Masagung Jakarta, 1980, hal. 64
  • http://umum-pengertian.blogspot.co.id/2016/01/pengertian-kepemimpinan-secara-umum-adalah.html diakses pada tgl. 24/4/2017 jam 17:35 WIB

06 April 2017

FRANCHISING


Image result for franchise examples
(image source)



Apa itu Franchising / Waralaba?

Waralaba dalam dunia bisnis terkenal dengan istilah “franchise”, yaitu pemberian sebuah lisensi usaha oleh suatu pihak (perorangan atau perusahaan) kepada pihak lain sebagai penerima waralaba. Dengan kata lain, waralaba adalah pengaturan bisnis dengan sistem pemberian hak pemakaian nama dagang oleh pewaralaba kepada pihak terwaralaba untuk menjual produk atau jasa sesuai dengan standardisasi kesepakatan untuk membuka usaha dengan menggunakan merk dagang/nama dagangnya. (Odop Nistains, 2006)

Bentuk investasi dalam usaha franchising


  • Menanamkan modal usaha kepada pemilik franchise
  • Membuka usaha baru melalui franchise

Resiko dalam usaha franchising


Usaha franchising melibatkan banyak resiko yang harus diketahui oleh para wirausahawan sebelum mereka mempertimbangkan investasi. Usaha franchising membutuhkan kerja keras dan tidak cocok untuk orang pasif. Usaha ini membutuhkan kerja karena keputusan usaha seperti penarikan tenaga kerja, penjadwalan, pembelian dan akutansi tetap menjadi tanggung jawab pemakai franchise.

Langkah-langkah yang bisa diambil untuk menurunkan atau meminimasi resiko investasi dalam franchising :

  • Melakukan evaluasi diri. Wirausahawan hendaknya melakukan evaluasi sendiri untuk meyakinkan bahwa memasuki usaha franchising adalah tepat bagi dirinya.
  • Meneliti Franchise. Tidak tiap usaha franchise tepat untuk anda. Wirausahawan harus mengevaluasi usaha franchise untuk memutuskan mana yang paling tepat.
  • Usaha franchise yang mapan dan belum mapan 
  • Stabilitas finansial dari usaha franchise
  • Pasar potensial bagi usaha franchise
  • Keuntungan potensial bagi franchise baru





Daftar Pustaka

  1. Nistains, Odop, Berbisnis Waralaba Murah. Yogyakarta : Media Pressindo, 2006, h. 16-17
  2. http://jhoeco.blogspot.co.id/2012/04/mengenal-bisnis-franchisingwaralaba.html ; 5-4-2017 ; 9:19 WIB

08 March 2017

KEWIRAUSAHAAN


Pengertian Kewirausahaan berdasarkan beberapa sumber, yaitu :

  1.  Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth) (Soeharto Prawiro, 1997)
  2. Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis (Achmad Sanusi, 1994)
  3. Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) (Drucker, 1959)


Jika saya ingin berwirausaha maka saya akan memilih dibidang food and beverages dan juga saya akan membuka cafe yang sekarang ini sedang diminati kaum-kaum muda. Peluang yang akan saya tempuh antara lain :


  • Saya akan mengumpulkan modal terlebih dahulu. Karena jika ingin membuka suatu usaha maka diperlukan modal.
  • Selanjutnya saya akan mulai mengobservasi lokasi paling strategis untuk usaha saya. Karena lokasi juga merupakan faktor yang sangat penting dalam membuka usaha, jika lokasi yang saya ambil tidak strategis maka akan mengalami sepi pengunjung
  • Lalu setelah saya menentukan lokasi, maka saya juga akan memperhitungkan bahan-bahan apa saja untuk membuat suatu makanan/minuman. Saya akan menghitung berdasarkan daftar belanja, untuk menghasilkan laba
  • Mencari pegawai dan memperhitungkan gaji para pegawai berdasarkan laba yang akan saya dapat
  • Mulai membuka usaha dan mempromosikannya melalui media sosial. Karena menurut saya pengaruh media sosial itu sangat penting untuk keberlangsungan suatu usaha.








Daftar Pustaka

https://teddywirawan.wordpress.com/2009/08/04/pengertian-kewirausahaan/ , 8 Maret 2017, 13;42 WIB

29 January 2017

CHOOSE ENGLISH LITERATURE BECAUSE............


Related image
(image source)


WHY DID I HAVE TO CHOOSE ENGLISH LITERATURE AS MY MAJOR?

First thing first my 'only' reason why did i choose that major is because my father's suggestion. As a filial daughter to my parents, I agreed with him. Before I choose this major, there are so many reasons why I didn't want to go to college/university. I graduated from Vocational High School (SMK) which is I don't even need to continue my study to college but I can get a job after graduation from high school. 

One day, my father and his ego forced me to continue my study. Because he said that if I didn't do that, I would always stuck and never get a promotion from work. I followed any selection such as SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) and SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) with expectations that I would get in on one of them. But hope was just hope, I didn't get any of those state universities. But thank God I already registered my scholarship in Gunadarma Univeristy and chose English Literature.

I chose that major because I don't like mathematic, so I thought I would always study about english and without math. But when I in 3rd semester, I got math which is so frustrated for me.

I chose this major also because one day I can tell my parents and every people how to speak English correctly.

28 December 2016

INDONESIAN YOUTH


Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat ini maupun masa datang.

Related image
(image source)

Dalam kehidupannya seorang pemuda dituntut dapat bersosialisasi dengan masyarakat lainnya. Proses sosialisasi pemuda didefinisikan proses yang membantu individu melalui belajar dan penyesuaian diri. Proses sosialisasi sebenarnya berawal dari dalam keluarga. Melalui proses sosialisasi, individu (pemuda) akan terwarna cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya dengan proses sosialisasi, individu menjadi lebih tahu bagaimana ia mesti bertingkah laku ditengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya.

Nilai-nilai karakter yang harus dimiliki oleh pemuda, diantaranya :

  1. Religius
  2. Jujur
  3. Toleransi
  4. Disiplin
  5. Kerja Keras
  6. Kreatif
  7. Demokratis
  8. Rasa Ingin Tahu
  9. Semangat Kebangsaan
  10. Cinta Tanah Air
  11. Menghargai Prestasi
  12. Bersahabat/Komunikatif
  13. Cinta Damai
  14. Gemar Membaca
  15. Peduli Lingkungan
  16. Peduli Sosial
  17. Tanggung Jawab



Membangun karakter adalah suatu proses atau usaha yang dilakukan untuk membina, memperbaiki dan membentuk tabiat, watak, sifat kejiwaan, akhlak (budi pekerti), insan manusia (masyarakat) sehingga menunjukkan perangai dan tingkah laku baik.

27 October 2016

Culture of Turkey

Image result for turkey flag
(image source)

I'd like to discuss and tell you about culture of Turkey. Actually, I choose Turkey is because Turkey has so many attractiveness,  in my opinion. So that's why I really love the culture.





The culture of Turkey combines a diverse and heterogeneous set of elements that have been derived from the various cultures of the Eastern Mediterranean (West Asian) region and to a lesser degree, Southeastern European, Caucasian, and Central Asian traditions. Many of these traditions were initially brought together by Ottoman Empire, a multi-ethnic and multi-religious state.

Turkish culture has undergone profound changes over the last century. Today, Turkey may be the only country that contains every extreme of Eastern and Western culture. The Ottoman system was a multi-ethnic state that enabled people within it not to mix with each other and thereby retain separate ethnic and religious identities within the empire. Upon the fall of the empire after World War I the Turkish republic adapted a unitary approach, which forced all the different cultures within its borders to mix each other with the aim of producing national and cultural identity. This mixing, instead of producing cultural homogenization, instead resulted in many shades of grey as the traditional Muslim cultures of Anatolia collided with the cosmopolitan modernity of Istanbul and the wider West.


Turkey's Language

The official language, Turkish, is the first language spoken by 90% of the 63 million population. Minority languages include Kurdish, spoken by 6% of the population. Arabic is spoken by 1.2% of the Turkish population, most of those speakers are bilingual Arabic and Turkish speakers. Other minority languages include Circassian, spoken by more than 0.09% throughout the country, Greek, Armenian and Judezmo, a Romance language spoken by Jews.


Turkish Most Religion Beliefs

Islam is the religion of the majority of Turks although the state is fiercely secular. Islam emanated from what is today Saudi Arabia. The Prophet Muhammad is seen as the last of God's emissaries (following in the footsteps of Jesus, Moses, Abraham, etc.) to bring revelation of mankind. He was distinguished with bringing a message of the whole of mankind, rather than just to a certain people. As Moses brought the Torah and Jesus brought the Bible, Muhammad brought the last book, the Qur'an. The Qur'an and the actions of the Prophet (the Sunnah) are used as the basis of all guidance in the religion.

Among certain obligations for Muslims are to pray five times a day - at dawn, noon, afternoon, sunset, and evening. The exact time is listed in the local newspaper or website or mobile app each day. Friday is the Muslim's holy day although this is not practiced in Turkey. However, most males will attend the congregational afternoon prayer or we usually called Friday pray. During the holy month of Ramadhan, all Muslims must fast or shaum in arabic from dawn to dusk. Fasting includes not eating, drinking, cigarette smoking, or gew chewing and everything that God forbids.


Marriage, Family, and Kinship

Marriage

Turkish expect adults to marry and have children, and the vast majority do. Because men should not lower their wives' standard living, they are not supposed to marry women of a higher economic class. People generally marry within their own religious sect and ethnic group, although inter-ethnic marriages among Sunni Muslims are not uncommon. In traditional Turkish society, the selection of spouses and the marriage ceremony were controlled by kin groups. During the premarital process, the individuals to be married played minor roles. The rituals, especially the imam marriage ceremony, were essential for a morally and socially acceptable marriage.

In 1926, the revolutionary Turkish government abolished Islamic family law and adopted a slightly modified version of the family law in the Swiss civil code. The new Family Law requires and recognizes civil marriage ceremonies only. It requires the consent of mature individuals for a binding marriage contract and prescribes monogamy only. Even though the law prohibits parents from entering into engagement or marital agreements on behalf of their children, arranged marriages without the consent of the brides have been somewhat common. Today, the vast majority of marriages occur with the couple's consent, but families still play a role recommending and screening potential spouses, especially for their daughters.

Even though divorce is not considered an Islamic sin, it occurs infrequently. Divorcees, especially men with children, quickly remarry, usually to divorced women. The new code eliminated a husband's Islamic prerogative of verbal and unilateral divorce and prescribed a court proceeding. The law recognizes only six grounds for divorce, there are adultery, plot against life, grave assaults and insult, crime or a dishonorable life, desertion, mental infirmity, and incompatibility. The evidentiary requirements are so substantial that establishing one of these grounds has proved difficult. A couple cannot divorce by mutual consent.

Domestic Unit, Inheritance, and Kin Groups

Traditionally, most Turkish traced their descent and passed on property, especially homes and land, through the male line. Even though most households have always contained only one nuclear family, the ideal household, especially among the rural and urban wealthy was patrilocal extended, in which a son and his bride lived in his parents' home after marriage. The basic kinship units are the family (aile) and the household (hane). Household members normally eat together and share income and expenses. The next larger unit is the patrilineage (sulale), consisting of relatives connected inter-generationally by a common male ancestor. While patrilineage is important to old, noble Ottoman families and tribal peoples, it is of little significance to most Turkish.

The traditional Turkish household is characterized by male is the head, an authority figure who demands respect and obedience. The mother is also respected, but her relationship with her children is warm and informal.


Interesting Buildings

SULTAN AHMED MOSQUE


Image result for Sultan Ahmed Mosque
image source

The Sultan Ahmed Mosque or Sultan Ahmet Mosque is a historic mosque located in Istanbul, Turkey. A popular tourist site, the Sultan Ahmed Mosque continues to function as a mosque today; men still kneel in prayer on the mosque's lush red carpet after the call to prayer. The Blue Mosque, as it is popularly known, was constructed between 1609 and 1616 during the rule of Ahmed I. Magnificent hand-painted blue tiles adorn the mosque's interior walls, and at night the mosque is bathed in blue as lights frame the mosque's five domes, six minarets and eight secondary domes.


HAGIA SOPHIA


Image result for hagia sophia
image source
Hagia Sophia was a Greek Orthodox Christian church, later an imperial mosque, and now a museum in Istanbul, Turkey. From the date of its construction in 537 AD and until 1453, it served as an Orthodox cathedral and seat of the Patriarch of Constantinople, except between 1204 and 1261, when it was converted by the Fourth Crusaders to a Roman Catholic cathedral under the Latin Empire of Constantinople. The building was later converted into an Ottoman mosque from 29 May 1453 until 1931. It was then secularized and opened as a museum on 1 February 1935.


Turkish Cuisine

Menemen

Image result for Menemen
image source

Menemen is a traditional turkish dish which includes eggs, tomato, green peppers, and spices such as ground black pepper, ground red pepper, salt and oregano, onion, garlic. It is cooked with olive oil or sunflower oil.



Kofta

Image result for kofta
image source


Kofta is a family of meatball or meatloaf dishes found in South Asian, Middle Eastern, Balkan, and Central Asian cuisine. In the simplest form, koftas consist of balls of minced or ground meat mixed with spices and/or onions. In South Asia and the Middle East, koftas are usually made from lamb, beef, mutton or chicken, whereas Greek, Cypriot, and Balkan versions may use pork, beef, lamb, or mixture of three. In India, vegetarian varieties include koftas made from potato, calabash, paneer, or banana. In Europe, kofta is served as fast food as a type of kebab.


Baklava

Image result for baklava
image source

Baklava is a rich, sweet pastry made of layers of filo filled with chopped nuts and sweetened and held together with syrup or honey. It is also found in Central and West Asia.


Manti

Image result for manti
image source

Manti or Mantu are dumplings popular in most Turkish cuisines, as well as in the Caucasian, Central Asian, Chinese Islamic, and Hejaz cuisines. Nowadays, manti are also consumed throughout Russia and other post-Soviet countries, where the dish spread from the Central Asian republics. The dumplings typically consist of a spiced meat mixture, usually lamb or ground beef in a dough wrapper and either boiled or steamed.


Shish Kebab

Image result for shish kebab
image source

Shish kebab is a Turkish dish of skewered and grilled cubes of meat. The term shish kebab has a history of over one hundred years in English. In American English, the word kebab refers to shish kebab, while in British English, kebab may also mean doner kebab or shawarma. In Middle Eastern cuisine however, kebab denotes a wide variety of different grilled meat dishes. 


Turkish Coffee


Image result for turkish coffee
image source



Turkish coffee is a method of preparing unfiltered coffee. Roasted and then finely ground coffee beans are simmered (not boiled) in a pot (cezve), optionally with sugar, and served in a cup where the grounds are allowed to settle. At present, it is found in Indonesia, Eastern Europe, North Africa, the Caucasus, the Balkans, and Middle East. Turkish coffee is an intangible cultural heritage of turkey confirmed by UNESCO.

01 June 2016

Apa Pentingnya Belajar Kepariwisataan dalam Jurusan Sastra Inggris?


Hello semuanya!

Kali ini aku mau membahas mengenai pentingnya belajar Kepariwisataan dalam jurusan Sastra Inggris. 

Pertama aku akan menjelaskan apa itu Sastra Inggris dan Kepariwisataan?



Kebanyakan dari universitas membagi fakultas ini menjadi beberapa jurusan. Ada jurusan Pendidikan Sastra Inggris dan Sastra Inggris. Untuk Pendidikan Sastra Inggris S1 (strata 1) kalian akan mendapat gelar S.Pd. (Sarjana Pendidikan), namun untuk Sastra Inggris sendiri kalian akan mendapatkan gelar S.S (Sarjana Sastra).

Apa saja yang dipelajari dalam Sastra Inggris? Well, sebenarnya kita belajar banyak sekali mata kuliah di Sastra Inggris ini. Dari mulai Basic English untuk tingkat pertama di universitas. Namun, tak jarang selain kita mempelajari semua mata kuliah English. Kita pun juga mempelajari mata kuliah penunjang lainnya, salah satu nya yaitu Kepariwisataan.

Sastra (Sanskerta: शास्त्र, shastra) merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti "teks yang mengandung instruksi" atau "pedoman", dari kata dasar śās- yang berarti "instruksi" atau "ajaran". Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada "kesusastraan" atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.

Yang agak bias adalah pemakaian istilah sastra dan sastrawi. Segmentasi sastra lebih mengacu sesuai defenisinya sebagai sekedar teks. Sedang sastrawi lebih mengarah pada sastra yang kental nuansa puitis atau abstraknya. Istilah sastrawan adalah salah satu contohnya, diartikan sebagai orang yang menggeluti sastrawi, bukan sastra.

Selain itu dalam arti kesusastraan, sastra bisa dibagi menjadi sastra tertulis atau sastra lisan (sastra oral). Di sini sastra tidak banyak berhubungan dengan tulisan, tetapi dengan bahasa yang dijadikan wahana untuk mengekspresikan pengalaman atau pemikiran tertentu.
Biasanya kesusastraan dibagi menurut daerah geografis atau bahasa.

Istilah pariwisata berasal dari bahasa Sansekerta yang terdiri dari suku kata “pari” berarti berkeliling atau bersama, dan suku kata “wisata” berarti perjalanan. Jadi secara pengertiannya pariwisata berarti perjalanan keliling dari suatu tempat ke tempat lain.

Kepariwisataan adalah merupakan kegiatan jasa yang memanfaatkan kekayaan alam dan lingkungan hidup yang khas, seperti : hasil budaya, peninggalan sejarah, pemandangan alam yang indah dan iklim yang nyaman. Perjalanan wisata adalah perjalanan keliling yang memakan waktu lebih dari tiga hari, yang dilakukan sendiri maupun di atur oleh Biro Perjalanan Umum dengan acara meninjau beberapa kota atau tempat baik di dalam maupun di luar negeri.

Adapun wisatawan menurut definisi International Union of Travel Organization (IUOTO) adalah :
1.      Visitor (pengunjung) : seseorang yang melakukan perjalanan ke suatu Negara yang bukan Negara tempat ia tinggal, karena suatu alasan yang bukan pekerjaannya sehari-hari.

2.      Tourist (wisatawan) : pengunjung yang tinggal sementara di suatu tempat paling sedikit 24 jam di negara yang dikunjungi dengan motivasi perjalanannya adalah :
- Berhibur (bersenang-senang, liburan, kesehatan, studi, alasan keagamaan dan olahraga)
- Berdagang,, kunjungan keluarga, misi dan pertemuan-pertemuan.

3. Excursionist (pelancong) : pengunjung sementara di suatu negara tanpa menginap.

Selain itu apa aja sih manfaat dari kepariwisataan itu sendiri? Mari kita bahas!

1. MANFAAT PARIWISATA DARI SEGI EKONOMI

Manfaat pariwisata dari segi ekonomi adalah pariwisata menghasilkan devisa yang besar bagi Negara sehingga meningkatkan perekonomian negara.

2. MANFAAT PARIWISATA DARI SEGI BUDAYA

Manfaat lain yang muncul dari industri pariwisata ini antara lain dapat terlihat pula dari segi budaya. Dengan pesatnya perkembangan industri pariwisata maka akan membawa pemahaman dan pengertian antar budaya melalui interaksi pengunjung wisata (turis) dengan masyarakat lokal tempat daerah wisata tersebut berada. Dari interaksi inilah para wisatawan dapat mengenal dan menghargai budaya masyarakat setempat dan juga memahami latar belakang kebudayaan lokal yang dianut oleh masyarakat tersebut.


Bali merupakan salah satu contoh nyata daerah wisata yang berkembang amat pesat di Indonesia. Banyaknya turis-turis yang berkunjung ke Bali, baik turis domestik maupun internasional telah membawa dampak yang cukup besar bagi perkembangan daerah itu sendiri. Sedangkan dari segi sosial budaya, Bali merupakan sarana yang tepat bagi pengenalan dan promosi kebudayaan Indonesia kepada dunia internasional.

(image source)

3. MANFAAT PARIWISATA DARI SEGI LINGKUNGAN HIDUP

Pariwisata juga  mendatangkan manfaat bagi lingkungan hidup karena sebuah objek wisata apabila ingin banyak mendapatkan kunjungan dari wisatawan haruslah terjaga kebersihannya sehingga kita menjadi terbiasa untuk merawat dan menjaga lingkungan kita agar selalu terjaga kebersihannya. Pembangunan pariwisata tidak mengakibatkan dampak-dampak negatif terhadap lingkungan dan penurunan kualitas tanah atau lahan pertaniaan baik lahan perladangan maupun persawahan. Kelestarian hutannya masih tetap terjaga dengan baik. Masyarakat secara bersama-sama dan sepakat untuk melestarikan hutannnya dan tanpa harus ketergantungan terhadap hutan tersebut. Pada dasarnya masyarakat lokal telah sadar terhadap perlunya pelestarian hutan, karena kawasan hutan yang dimaksud merupakan daerah resapan air yang bisa dipergunakan untuk kepentingan hidupnya maupun makhluk hidup yang lainnya serta untuk keperluan persawahan.


4. MANFAAT PARIWISATA DARI SEGI NILAI PERGAULAN DAN ILMU PENGETAHUAN

Manfaat pariwisata yang  kita dapat dari segi nilai pergaulan adalah kita menjadi lebih banyak mempunyai teman dari berbagai Negara dan kita bisa mengetahui kebiasaan orang yang dari masing-masing Negara tersebut sehingga kita bisa mempelajari bagaimana kebiasaan yang baik di masing-masing nagara.Selain itu kita juga mendapat manfaat ilmu pengetahuan dari pariwisata karena dengan mempelajari pariwisata kita juga bisa tahu dimana letak dan keunggulan sebuah objek wisata sehingga kita bisa mempelajari  mengapa sebuah objek wisata tersebut bisa maju dan bisa menerapkan di daerah objek wisata daerah kita yang belum berkembang dengan baik.

5. MANFAAT PARIWISATA DARI SEGI PELUANG DAN KESEMPATAN KERJA

Seperti yang kita ketahui nowadays orang-orang sudah banyak usaha dibidang tour and travel, selain itu yang harus kita ketahui pekerjaan dengan background Sastra Inggris tidak begitu sulit. Tour guide! Yes kebanyakan orang berpikir kalau jurusan Sastra Inggris hanya bisa bekerja sebagai Tour Guide, but why not? Selama pekerjaan itu masih halal dan menghasilkan kan what's the matters? Tapi jaman sekarang menjadi tour guide tidak perlu pintar, tapi keberanian. Well, kalau kalian berani menghadapi para wisatawan mancanegara misalnya dijamin mereka bakalan puas dengan hasil usaha dan kerja keras kalian.

Manfaat pariwisata sangat amat dirasakan khususnya untuk anak-anak jurusan Sastra Inggris. Dengan modal bahasa inggris yang lancar dan mumpuni, kalian tidak hanya bisa menjadi seorang Tour Guide, melainkan kalian mungkin bisa dipromosikan bekerja pada bidang yang sama di luar negeri, dengan pengalaman yang cukup pastinya.

Atau juga bisa dengan modal kalian sering berpariwisata dan berkeliling dunia, kalian bahkan bisa jadi membuka bisnis tour and travel di luar negeri, who knows, right?

(image source)



SO GUYS JANGAN KHAWATIR KALAU DENGAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS KALIAN HANYA BISA MENJADI SEORANG TOUR GUIDE, GAK MASALAH KOK DENGAN PEKERJAAN ITU. SIAPA TAU KALIAN BAKALAN DIAJAK JUGA KAN KE LUAR NEGERI OLEH SALAH SATU WISATAWAN ASING YANG BERKUNJUNG KE INDONESIA



XOXO